Selasa, 20 Oktober 2009
Bagaimana sih adil yang bener itu??
Bagaimana sih perlakuan yang adil dari orang tua kepada anak-anaknya??
Apakah dengan menuruti semua keinginannya karena dia anak pertama?
Ataukah mendahului permintaan karena dia anak kesayangan sebagai anak lelaki satu-satunya?
Lalu bagaimana dengan perasaan anak yang lainnya?
Ada yang pernah bilang anak pertama itu anugerah karena yang diharapkan dan paling ditunggu-tunggu, lalu anak kedua direncanakan, tapi ternyata meleset dari rencana ( karena anak pertama perempuan berarti berikutnya mengharapkan anak laki-laki, tapi ternyata anak perempuan lagi yang lahir, jadi kasarnya tuh karena meleset dari rencana jadi sedikit mengecewakan. T.T (mudah-mudahan emang cuma sedikit kecewanya)). Dan setelah itu lahirlah anak lelaki. Sang jagoan
Kira-kira begitulah...
Bisa dibilang dasar manusia gak pernah merasa puas!
Harusnya bersyukur punya orang tua yang mau mengurusi hingga sekarang!!
.......
Iyah "aku bersyukur sudah dilahirkan dalam keluarga ini
aku bersyukur sudah dirawat, dibesarkan dan bisa mengenyam
pendidikan
pendidikan
aku bersyukur masih memiliki kedua orang tua
aku bersyukur keluarga ini masih utuh"
.......
Tiba-tiba terjadi pergumulan di dalam batin ini, anggap saja aku sedang sangat egois. Mungkin aku yang biasanya mengalah sekarang sudah mencapai titik luap yang paling tinggi hingga tidak terbendung lagi.
iyah aku hanya seorang manusia yang emang gak akan pernah merasa puas.
Tapi aku punya perasaan...
Rabu, 07 Oktober 2009
Berbulan-bulan lamanya mereka menjalin kasih. Namun jarak tidak mengizinkan mereka untuk bisa sering bertemu. Tidak ada yang namanya weekend, monthversary, ataupun sekedar berjalan-jalan biasa seperti pasangan lain.
Lalu apa yang membuat mereka bisa terus bertahan??
Tidak memungkinkan adanya komitmen dalam hubungan itu apalagi ikatan yang pasti untuk mencapai pelaminan.
Itu karena hati yang telah berbicara.
Hati yang telah memantapkan pilihan hanya untuk dia seorang, dialah yang selama ini dicari dan dinanti.
Meski hanya bisa bertemu dalam mimpi, dan terus berharap untuk segera dipertemukan.
Dalam hati meyakini, walau berada dalam hubungan yang rapuh.
Tapi tetap percaya akan indah pada waktunya...
Lalu apa yang membuat mereka bisa terus bertahan??
Tidak memungkinkan adanya komitmen dalam hubungan itu apalagi ikatan yang pasti untuk mencapai pelaminan.
Itu karena hati yang telah berbicara.
Hati yang telah memantapkan pilihan hanya untuk dia seorang, dialah yang selama ini dicari dan dinanti.
Meski hanya bisa bertemu dalam mimpi, dan terus berharap untuk segera dipertemukan.
Dalam hati meyakini, walau berada dalam hubungan yang rapuh.
Tapi tetap percaya akan indah pada waktunya...
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)




